Senin, 27 Agustus 2018

36 bulan


Aku tidak menyebut ini sebuah ucapan perayaan, aku menyebut ini sebagai kalimat pengingat. Meregenerasi rasa kita yang sudah 3 tahun ini. Mengingat kembali bagaimana kau bisa mengenalku sampai menaruh hati padaku, begitu aku sebaliknya. Berkilo-kilo jalan kita tempuh, merasakan hujan, panas dan jangan sampai ada ban kempes diantara kita, ehehe. Yang pasti malam ini, aku terlalu ingat bagaimana kita bisa sejauh ini, menikmati pencapaian kita selama ini, berdua berjalan tanpa berlawanan arah. Aku harap meregenerasi rasa dapat menghambat kebosananmu padaku, mematikan sel-sel bosan yang ada di sekitar hatimu yang mungkin saja bisa menular kemana-mana, menjangkit sesuatu yang sensitif, seperti hatimu. Ingat lagi bagaimana kita bisa menikmati hasil jerih payah kita, mondar mandir mencari tempat cetak foto yang murah, agar laba kita tidak terlalu kecil dan kita bisa membeli hal yang kita senangi dan Alhamdulillah mungkin belum semua yang kau inginkan tercapai namun rasa syukur dan rendah hati semoga selalu kau miliki atas pencapaian kita ini. Lagi lagi aku ingat bagaimana kita tertawa di  atas sepedah motor milik mu itu, menamai setiap gang, bercerita, aku sampai heran dari dulu sampai sekarang kenapa kita tidak kehabisan pembahasan ya... 😂. Sesederhana itu, mengingat bagaimana awal kita dulu, itu dapat menimbulkan rasa yang sama lagi. 
Akan tiba saatnya Semua yang pernah kita impikan, Semua yang pernah kita harapkan akan menjadi sesuatu yang nyata. Ini bukan perihal usia ini juga bukan perihal waktu tapi ini perihal masa dimana besok kita dapat menjalankan masa kita bersama menyandingkan takdir kita bersama. Akan tiba masanya kita mewujudkan satu persatu impian kita, merajut lagi mimpi bersama sekaligus membuatnya jadi nyata. Akan ada masanya kita ada di dalam tembok rumah kita sendiri, memilih warna untuk setiap ruangan, menghiasi setiap sudut, akuarium yang panjang, kucing yang berkeliaran dan suara tawa dan tangis anak-anak kita nanti. Mungkin benar akan tiba waktunya entah satu dua atau tiga tahun lagi yang pasti saat ini kita sedang berjalan dan Belum tahu kapan waktu yang tepat untuk semuanya bisa menjadi bersandingan. ini perihal kebersamaan kita, 3 tahun merajut asa, menceritakan mimpi, membangun kepercayaan, merenggut kesedihan, merasakan perih, luka, sakit, berdarah, bernanah, di sayat rindu, ditampar ombak namun tak bisa hancur. Hari ini, tepat dimana 3 tahun lalu kau meletakkan hatimu padaku begitupula dengan hatiku. Masa dimana kita tidak tau kebiasaan buruk satu sama lain, belum mengetahui secara terbuka tentang masalah kita sendiri, belum menggali perasaan kita yang dalam seperti saat ini dan pasti di 3 tahun ini, kau mampu memberikan aku sebuah kepastian, dimana kau berjanji akan menikahiku. Terlalu panjang do'aku jika aku tulis disini, namun semogo setiap malam do'aku mampu memelukmu agar kau senantiasa baik-baik saja, menata hati untuk segera menggenapkan diri. Percayalah, kali pertama kita bertemu hingga besok, mataku tetaplah sama. Mata yang selalu menyayangimu. Calon suamiku. ♥️

14-8-2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tidak Mengetauhi Apa-apa

Untuk beberapa saat, rasanya lebih mudah untuk tidak mengetahui apa-apa. Banyak hal yang berubah seperti perubahan kondisi kita setelah ke...