Pintaku, jangan dulu berjanji.
Jangan dulu mengucap janji yang sulit ditepati, seperti janji untuk tidak saling menyakiti.
Karena mungkin di sepanjang perjalanan kita mulai dari detik ini hingga sampai nanti, akan ada banyak rencana yang tidak sempat terpenuhi, dan janji lain yang khilaf
diingkari.
Harapku, jangan dulu berjanji.
Cukuplah mengingatkan diri sendiri untuk tetap berjuang bersama, meski salah satu dari kita tersakiti, atau tanpa sengaja menyakiti.
Ingatkan aku jika ada salah pemikiran dan terlebih tingkahku, kau tau kan sulit aku untuk melihat punggungku. Jadi aku butuh kau, bukan hanya untuk melihat punggungku namun lebih dari itu. Begitu sebaliknya. Jika pada akhirnya kita memilih untuk bertahan, maka bersiaplah untuk menjadi lebih kuat dan saling menguatkan.
Pada kenyataannya memang tidak ada yang sempurna. Maka jika kau mencari seorang kekasih yang sempurna, tentu saja kau seperti mencari jarum ditumpukan jerami. Karna memang kau hanya punya dua pilihan, bertahan dengan kekurangan kekasihmu yang sekarang atau beranjak pergi mencari kekasih baru dengan kekurangan yang berbeda.
Tapi tunggu, itu bukan berarti aku mengizinkanmu pergi. :D
"Jangan berjanji untuk tidak saling menyakiti, tapi berjanjilah untuk tetap bertahan mesikipun salah satu dari kita tersakiti atau tak sengaja menyakiti"
❤Laili
Selasa, 05 April 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak Mengetauhi Apa-apa
Untuk beberapa saat, rasanya lebih mudah untuk tidak mengetahui apa-apa. Banyak hal yang berubah seperti perubahan kondisi kita setelah ke...
-
Menyanyangi itu kamu. Mencintai. Titik. Tanpa koma. Tak perlu penjelasan. Karena kau sudah tahu tanpa perlu bertanya lagi. Dan tanpa aku ...
-
Pintaku, jangan dulu berjanji. Jangan dulu mengucap janji yang sulit ditepati, seperti janji untuk tidak saling menyakiti. Karena mungkin ...
-
Sebongkah hati tlah berlari terlalu jauh. Jauh meninggalkan tembok runtuh itu dalam kehidupannya. Terlalu jauh ia berlari hingga akhirnya...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar