Ketika perasaanku tergadaikan
Terombang ambing mencari dahan
Menangis sendiri dengan pikiran dan perut yang kosong
Meratapi nasibnya sendiri
Hanya ikut kemana angin pergi
Tanpa bisa melawan
Ia pernah tersangkut pada dahan
Ia memberikan aku tempat ternyaman
Yang saat ini jadi alasan aku terluka
Dadaku sesak
Air dimataku pecah
Dia mengalir ke ulu hati
Menciptakan perih yang aku sendiri tidak mengerti
Aku hanya bisa seperti ini
Tidak bisa menolak
Tidak bisa mengajukan permohonan
Supaya selamanya dia tinggal
Tapi ternyata perasaanku sudah tergadaikan.
Minggu, 16 September 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak Mengetauhi Apa-apa
Untuk beberapa saat, rasanya lebih mudah untuk tidak mengetahui apa-apa. Banyak hal yang berubah seperti perubahan kondisi kita setelah ke...
-
Menyanyangi itu kamu. Mencintai. Titik. Tanpa koma. Tak perlu penjelasan. Karena kau sudah tahu tanpa perlu bertanya lagi. Dan tanpa aku ...
-
Pintaku, jangan dulu berjanji. Jangan dulu mengucap janji yang sulit ditepati, seperti janji untuk tidak saling menyakiti. Karena mungkin ...
-
Sebongkah hati tlah berlari terlalu jauh. Jauh meninggalkan tembok runtuh itu dalam kehidupannya. Terlalu jauh ia berlari hingga akhirnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar