Mungkin kisah dulu kau anggap masa lalu.
Tapi entah kenapa aku masih merasa kaku.
Melihat kenangan kau dan diamu yang dulu.
Mungkin sekarang kau hanya anggap dia sebuah kenangan, namun di dalam fikiran. Hati ini bilang "Betapa dulu kamu mencintainya dan seakan tak mau dipisahkan."
Aku tau, kau berusaha untuk mampu. Menjadikan dia sebagai butiran masa lalu. Namun untuk saat ini, bolehkah aku mengadu padamu? Sekedar berujar bahwa, ternyata aku cemburu pada masa lalumu.
Rabu, 16 Desember 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak Mengetauhi Apa-apa
Untuk beberapa saat, rasanya lebih mudah untuk tidak mengetahui apa-apa. Banyak hal yang berubah seperti perubahan kondisi kita setelah ke...
-
Menyanyangi itu kamu. Mencintai. Titik. Tanpa koma. Tak perlu penjelasan. Karena kau sudah tahu tanpa perlu bertanya lagi. Dan tanpa aku ...
-
Pintaku, jangan dulu berjanji. Jangan dulu mengucap janji yang sulit ditepati, seperti janji untuk tidak saling menyakiti. Karena mungkin ...
-
Sebongkah hati tlah berlari terlalu jauh. Jauh meninggalkan tembok runtuh itu dalam kehidupannya. Terlalu jauh ia berlari hingga akhirnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar