Rabu, 09 September 2015

Teh Diantara Senjaku❤


Untukmu yang berjarak ratusan kilo meter dariku.
Apa kabar? Terlalu sering kita membahas hal yang nyleneh sampai aku lupa menanyakan kabar padamu. Namun aku tidak lupa bahwa kita sama sama diterangi bulatan cahaya yang dapat menyebar luas meskipun jaraknya triliunnan dari bumi tempat kita berpijak ini. Namun hebatnya dengan jarak sejauh itu, dia masih saja dapat menjangkau dan menjamah kulit kita. Aku harap kitapun juga begitu, tidak pernah menyalahkan jarak karna ada bukti bahwa jarak bukan halangan untuk suatu pencapaian maksimal seperti matahari dan bumi. Ku teguk teh hangat yang sengaja kubuat untuk menemani senjaku.
        Rasanya ingin aku mencuri pintu kemana saja milik doraemon jika rindu ini duduk bersantai difikiranku. Karna didalam kisah doraemon, dia bisa menembus kemanapun dengan pintu itu, membuatku berfikir "seumpama aku juga memiliki, pasti...." kembali khayalanku bermain, berimajinasi, dan seolah ikut dalam film itu. Aku berperan sebagai Shizuka Minamoto dan kau...
Ah lamunanku mulai ngawur. Seutas senyum mengukir wajahku. ☺
Kembali ku teguk teh yang berada didalam cangkir putih favoritku. Dan kembali juga aku melamun.

first love
Kau tau artinya kan....?
Aku harap kau tau, jika kau tak tau yaa kau bisa tinggalkan komen dibawah. Haha..

"Aku bisa mengerti
bahwa mungkin sebelum aku
kau pernah mencintai seorang perempuan sepenuh hati, yang kau perjuangkan mati-matian, yang pernah ingin kau peluk hingga tak ingin kau lepaskan.
Aku bisa terima
bahwa sebelum bahagia denganku
pernah ada sosok lain yang selalu ingin membahagiakannmu
yang pernah kau impikan dapat hidup bahagia bersama hingga akhir hayat.
Aku menghargai bagaimana kamu ingin menjadikanku milikmu,
bagaimana kamu menjadikan aku satu-satunya
dan usahamu untuk membahagiakanku saat ini hingga selamanya.

Semoga aku dapat menjadi yang terakhir bagimu
meskipun bukan yang pertama
meskipun bukan cinta pertama.
Untukmu, semoga kau tidak pernah menyesal mengenal dia yang singgah dihatimu terlebih dahulu sebelum aku. Sama, aku juga tak pernah menyesal pernah menaruh hati pada masalaluku, kau tau kenapa??
Karna dia yang membawaku untuk mengenalmu".

Lamunanku tentangmu memuai bersama bulatan cahaya itu, yang berlahan pergi. Aku sisakan tegukan terakhir tehku, biar saja tetap dicangkirnya.
Berusahalah kamu, ditanganku telah ada kepingan hati yang sudah bersedia untuk kamu simpan. ☺
Hey.. Jangan sampai tehku dingin karna terlalu lama menunggumu mengambil kepingan hati itu.

Ah...
Jadi kemana mana ini clotehan.
Maaf telah membuang waktumu untuk membaca postingan yang tak terlalu penting ini. Membuang beberapa menitmu dan aku harap kau tak menyesal membuang sekian menitmu untuk sekedar membaca tulisan yang seakan jalan jalan. Namanya saja lamunan, dia bisa berjalan jauh, bahkan menembus jarakmu dengan jarakku.
Kembali ku ucapkan, selamat petang untukmu yang disana. Tersenyumlah ☺

❤with love Zahrotul Laili Novita.
Selamat petang juga Mulyoagung ❤

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tidak Mengetauhi Apa-apa

Untuk beberapa saat, rasanya lebih mudah untuk tidak mengetahui apa-apa. Banyak hal yang berubah seperti perubahan kondisi kita setelah ke...