Lalu apa yang harus ku urai selain rindu? serat-seratnya sudah menjulur sampai ke sudut waktu. Menghabiskan sisa kenangan bersama bayanganmu. Bau basah dari hujan isyarat lakumu masih tercium bahkan aromanya menusuk sampai ke rahang, memenuhi setiap dinding rongga. Garis wajahmu menari di gerak pandangku saat terpantul bayangan matahari yang hampir tenggelam, dibatas senja, dihari yang hampir habis, namun kisahnya belum selesai sampai dibatas. Suaramu masih ku teguk manis, memeluk tiap inci gerak tubuhku. Bahkan frekuensinya terdengar sampai ditempat yang paling jauh, didasar hati.
Lalu apa lagi yang harus ku urai kecuali rindu?. Bahasannya biasa, namun rasa itu yang diluar kata biasa. Menarik ulur tiap rasa yang dibuat kelu karna balutan rindu, menjadikan setiap incinya rasa yang saling bertemu. Lalu? Aku harus menyalahkan siapa? Kau? Aku? Jarak? Atau waktu? Siapa yang dapat bertanggung jawab jika rindu mencekikku dan sampai menerbangkan nyawaku?
Tidak usah menjadi mentari jika kau hanya sanggup jadi pelangi, biar aku yang menjadi sebait hujan lalu menyisahkan genangan – genangan dan Alloh dengan kuasa-Nya membiaskan aku dengan cahaya mentari agar keanggunanmu kokoh dilangit biru. Gampangnya, tidak usah repot menjadi yang terbaik tapi jadilah yang satu – satunya.
Gar, bila caraku salah merindukanmu, tolong jangan salahkan rindu itu, salahkan saja aku yang terus merindukanmu berulang – ulang. Seandainya itu membuatmu tak nyaman, aku minta maaf. Satu hal lagi, maaf aku tak pernah izin menyebutkanmu berkali – kali dihadapan-Nya itu karena degup tak pernah menjadi lebih tenang sebelum pertemuan.
Jujur bukan pertemuan yang ku inginkan, aku tak pernah terlalu mengharap hal itu. Kau boleh menyalahkanku karna aku merinduimu, namun aku mohon jangan pernah salahkan rindu yang ku atas namakan dirimu. Mau kau disini atau tidak, frekuensi kehadiranmu selalu sama. Namun satu yang membuatnya berbeda, aku selalu rindu caramu menjadikanku perempuan paling beruntung di dunia... ☺
❤wuth love, Zahrotul eLeN❤

Tidak ada komentar:
Posting Komentar