Jumat, 09 Oktober 2015

Cinta Zooplankton.

Judul bukunya BERJUTA RASANYA karangan tere-liye. sama seperti kata Fatimah dan Galih dalam resensinya, buku ini mampu membuat aku remuk seketika, membuat aku belajar mengeja cinta, patah, dan hati. Ya, aku memang sudah jatuh cinta sama kata-kata Tere-liye sejak MTs dulu ketika membaca novel Hafalan Shalat Delisa (kalian pasti sudah banyak yang tahu kan?). Novel ini adalah novel pertama yang sukses berat buat aku sesenggukan hampir di setiap lembar akhirnya. :')
oke, kembali ke topik, mengutip dari salah satu cerita di buku BERJUTA RASANYA yang berjudul "Pandangan pertama Zalaiva" , ada perbincangan manis antara Zalaiva dengan sang Kakek. Dimana Zalaiva dengan polos bertanya pasal cinta.

Zalaiva: apakah kakek pernah bertemu dengan cinta? Apakah cinta memerlukan mata untuk memandang?
Kakek: tentu tidak, sayang!
Zalaiva: Kalau begitu bagaimana Zalaiva tahu itu cinta?
Kakek: kau akan tahu ketika ia datang. Kelak saat kau dewasa, kau akan melihat banyak sekali orang-orang yang begitu saja jatuh cinta. Bagi mereka, cinta seperti memungut bebatuan di pinggir sungai. Banyak bertebaran. Bosan bisa dilemparkan jauh-jauh. Kurang, tinggal masukkan batu lain ke dalam kantong lainnya. Apakah perangai seperti itu disebut cinta? Tentu saja bagi mereka juga cinta. Tetapi ingatlah selalu Zalaiva-ku, cinta sejati tak sesederhana bebatuan.
---
ya, cinta itu tak sesederhana bebatuan kawan. Itu kenapa jangan kamu sembarang memungut dan membuang nya. Walaupun kini yang aku punya hanyalah cinta Zooplankton. tapi aku tetap berbesar hati, karena dengan ini aku bisa lebih menjaga hatiku, tak ada yang salah bukan? ♥

Kamu tahu Zooplankton?
Meskipun Zooplankton itu tergolong hewan, mereka tidak pernah memangsa makhluk hidup lainnya. Mereka satu-satunya hewan di dunia yang tidak membunuh makhluk lain untuk mengisi perut, bahkan rumput laut pun tidak. Zooplankton sempurna makan dari hasil fotosintesis matahari. Kemudian memasrahkan diri dimakan ikan-ikan kecil. Zooplankton selalu setia sampai kapan pun menjadi rantai terbawah dalam piramida makanan.
Kenapa kunamai cinta yang kujalani saat ini adalah cinta Zooplankton? Ya, karna aku menjalaninya lain dari yang sebelumnya, aku tak lagi mencoba membohongi diriku, menjadi perempuan yang apa adanya , tak berharap lebih untuk sekedar dipuji. Aku tak ingin memakan perasaan orang lain, aku lebih memilih dimakan. Membiarkan tingkah mereka yang tak segan padaku. Lagipula waktuku terlalu berharga untuk memakan perasaan mereka, biarkan mereka bersuka cita dengan anggapan mereka masing2. Cinta Zooplankton, dimana dia hanya melakukan seperlunya. Tak ada ingin bertemu atau hanya mendengar suara dibalik ponsel, pesan suara sudah sangat cukup, tak ada niatan sedikitpun memakan waktunya, lalu merugikannya. Tak merugikan mahluk lain seperti Zooplankton. Ya, memang cinta yang kujalani sesederhana itu. Tapi aku begitu bahagia. 
       Karna aku menjalani cinta Zooplankton banyak yang beranggapan aku suka jadi bahan permainan lelaki. Biarlah mereka berfikir tentangku dengan apa yang mereka lihat. Cinta yang kujalani saat ini tak perlu diakui banyak orang, setidaknya aku bukanlah Cillean filleta, makhluk yang tidak memerlukan pasangan untuk bereproduksi selama hidupnya karena nyata, aku masih memiliki hati untuk mencintai lelakiku♥ . 
Ya, aku memiliki hati untuk mencintainya kini, lelaki yang dengan begitu pelan masuk ke dalam hatiku (bukan pria yang mudah mengumbar kata-kata cinta dan memaksaku menjadi kekasihnya) walaupun akhirnya perlahan..... *bahkan hingga aku tak menyadarinya*, tapi mencintainya dengan cinta Zooplankton ini mampu  membuatku damai. memang terkadang cinta ini menjadi sedikit liar dan membuatku hilang kontrol,  membuat sungai kecil dicelah mata, yang kadang ingin berjumpa atau sekedar menatap matanya. Tapi Alloh selalu menyadarkanku, selalu dan selalu membuatku merasa lebih baik.

"Ingatlah, hanya dengan mengingat Alloh-lah hati menjadi tenang.” (QS Ar-Ra'd [131] : 28)

mencintaiku itu mudah kok :) 

Selamat malam untukmu yang jaaauuuh...
Semoga Malammu menyenangkan..

❤with love, Zahrotul Laili Novita❤

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tidak Mengetauhi Apa-apa

Untuk beberapa saat, rasanya lebih mudah untuk tidak mengetahui apa-apa. Banyak hal yang berubah seperti perubahan kondisi kita setelah ke...