Kamis, 08 Oktober 2015

Hati-hati Dengan Hati❤

Matahari seakan tepat diatas kepala. Panas, seakan menembus bagian tubuhku yang telah kututup rapat. Dan membakar bagian tubuhku yang terbuka. Salah satunya tangan. Ya, tangan yang tiap terkena goresan benda tajam akan mengundang darah, meskipun telah ada sebuah penjaga yang sering kunamai dia kulit.
       Kulit sering kali menjadi korban oleh tajamnya benda dan menciptakan luka. Itu salah satu tugasnya yaitu melindungi bagian tubuh sebelum dia. Sering dia tergores dengan mudah jika benda tajam tak sengaja lewat dan menyapa. Jika yang terluka itu dia maka otomatis akan mengundang darah untuk bersemai hadir memberi warna, menciptakan rasa perih saat belum kering dan jika kering dia meninggalkan bekas.
       Lain jika yang sakit itu hati, bagian dalam dari seorang manusia. Banyak yang bilang hati adalah bagian paling sensitif dari perempuan, padahal lelakipun sebenarnya sama. Tapi mereka lebih memilih terlihat kuat, nyata, mereka jarang menangis termehek mehek ketika mendapati sebuah masalah, mereka memilih diam, maafkan lalu lupakan. Tapi namanya juga hati tersakiti, pasti sakit dan mengundang air mata. Mungkin saja seorang lelaki akan menangis ditempat yang sepi atau menutup dan mengunci pintu kamar rapat-rapat, setelah itu dia kosel kosel nangis tak karuan, sekedar meratapi masalah yang tengah dirasakannya. Sebenarnya aku tak tau, hanya bayanganku saja. Haha.. Aku juga tak tau apa lelakiku seperti itu atau tidak, yang aku tau dia lelaki yang terlalu cuek untuk menangisi sebuah masalah. Lihatlah wajahnya, terlihat sekali jika dia tidak akan membuang sia-sia air matanya, hahaa. Tapi aku yakin dia juga manusia normal, pernah menangis dan pernah tersakiti, tapi sayangnya aku tak pernah mendapati dia yang seperti itu. Karna setiap foto yang dia kirim selalu dengan senyum sumringah bukan dengan amarah atau air mata. Maklumlah, jarak manjadi peran antagonis lagi.
          Berbeda dengan seorang perempuan. Dia lebih terlihat terbuka, lemah dan mudah rapuh. Hanya terlihat, sebenarnya perempuan itu lebih kuat dari yang terlihat. Nyatanya Badan manusia yang hanya mampu menanggung rasa sakit hingga 45 Del. Tetapi selama bersalin perempuan akan mengalami hingga 57 Del, sama dengan rasa sakit akibat 20 tulang yang patah secara bersamaan. Kan.. bisa dibayangkan, sakitnya bagaimana, dan perempuan mampu menahan sakit itu. Karna posisi paling lemah dari seorang perempuan adalah saat hatinya (kepercayaan) sudah digenggam namun diremas dan dihancurkan.
         Gumpalan daging yang ada di dalam tubuh ini jika tersakiti memang bukan darah yang keluar, tapi air mata. Ya benar, tak berdarah namun sakit.

Sebenarnya aku bukanlah seorang perempuan cerdas yang mampu memberikan nasehat, tapi entah kenapa orang-orang sering bercerita tentang masalah mereka, seoalah aku bisa membantu, lalu meminta solusi dariku. Yaaaa, mau bagaimana lagi aku hanya bisa memberi solusi yang syukur-syukur dilakukan, karna memang memberi solusi pada suatu masalah dan melakukannya itu adalah hal yang jauh berbeda. Praktek lebih sulit dari materi, iya lebih sulit kecuali pelajaran penjas. Haha
         Aku hanya gadis dengan segala kekurangan, tapi malah jadi tempat curhat. Terkadang bingung juga, jika salah satu dari mereka bercerita tentang masalah yang aku sendiri belum pernah merasakan, jadi sulit jika di tanya solusi. Tapi jika masalahnya sama dengan apa yang pernah aku rasakan sendiri, itu seperti mengerjakan PR fisika dan tau rumusnya, terasa mudah. Dan disaat itu aku sadar jika luka dihati itu mendewasakan. 
        Jika luka dikulit meninggalkan bekas, sebenarnya luka dihatipun seperti itu, namun lebih tidak terlihat. Dan itu yang biasa di sebut "DENDAM". Jeng jeng'!!!.. Iya, dendam adalah penyakit hati, kenapa dinamakan penyakit? Sebab dia bisa mempengaruhi seluruh anggota tubuh untuk melakukan hal-hal negatif. Bukan hanya itu, dia juga mengundang penyakit penyakit medis, seperti darah tinggi dan teman-temannya yang lain. Naudzubillah..
         Jika kulit pelindung melindungi bagian dalam dari kuman dan penyakit lainnya, hati lain, untuk melindungi hati dari luka adalah positif thinking. Belajarlah Seperti yang lelaki sering lakukan yang mudah diucapkan yaitu, diam, maafkan dan lupakan. Jika ingin terbebas dari luka hati kuncinya hanya satu. Yaa.. "Maafkan..." tak perlu mencari orang yang dengan sengaja atau tidak menciptakan luka karna yang terpenting itu maafkan diri sendiri.

"Jangan salahkan orang lain yang membuatmu sakit hati lalu bersedih, kecewa, hilang mood, marah, dan lain sebagainya. Sebab orang yang paling bertanggung jawab untuk membuatmu bahagia adalah… dirimu sendiri ☺"




Salam sayang dariku..
Semoga matahari tak membakar kulitmu. 

❤with love, Zahrotul Laili Novita❤

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tidak Mengetauhi Apa-apa

Untuk beberapa saat, rasanya lebih mudah untuk tidak mengetahui apa-apa. Banyak hal yang berubah seperti perubahan kondisi kita setelah ke...