Beberapa waktu yang lalu aku sempet nyari-nyari artikel soal perempuan berkulit hitam. Bukan cari pembelaan, hanya ingin memberi tau jika hitam tak selalu buruk. Aku penasaran bagaimana pandangan orang tentang perempuan berkulit hitam. Akhirnya aku berjumpa artikel bagus di situs nya beautydaylily.com. Judul artikel nya kalo gak salah “Pesona Kulit Hitam Mengalahkan Kecantikan Kulit Putih”. Keren yaa judulnyaaaa huehehehe, lagi lagi dia yang membuatku berfikir tentang perempuan hitam, hitam itu eksotis gar. Ini kopas artikel aslinya :
Pesona kulit hitam seringnya tidak disadari oleh para perempuan di Indonesia. Ini disebabkan oleh standar kecantikan yang berat sebelah, yang makin diperparah oleh iklan produk-produk kecantikan yang menggunakan model berkulit putih. Ini menimbulkan munculnya berbagai produk pemutih kulit yang menawarkan kulit putih mulus bagi kaum wanita. Lebih buruk lagi, iklan produk pemutih ini menampilkan pencitraan bahwa wanita berkulit hitam kurang disukai karena dianggap kurang menarik, maka mereka diharapkan menggunakan produk mereka untuk menjadi putih, sehingga bisa lebih disukai. Iklan-iklan seperti ini menutupi kebenaran pesona kulit hitam sesungguhnya. Wanita berkulit hitam, tidak kalah mempesonanya dibanding yang berkulit putih. Bahkan, mereka memiliki kelebihan yang tidak dimiliki orang-orang berkulit putih. Para wanita berkulit gelap harus menyadari ini agar mereka mengerti seutuhnya akan pesona kulit hitam mereka.
Eksotis
Banyak yang tidak tahu, sesungguhnya standar kecantikan yang ditetapkan ras kaukasian bagi wanita adalah wanita berkulit gelap. Wanita berkulit pucat dinilai sebagai wanita pasif yang kurang bisa bergaul, sehingga mendapat kulit pucat akibat kurangnya sinar matahari. Pesona kulit hitam membuat wanita-wanita ras kaukasian rela membayar mahal untuk tanning, istilah menggelapkan kulit dengan bantuan panas buatan, yang bisa didapatkan di salon-salon terkemuka. Demam westernisasi kemudian menularkan anggapan ini, bahwa pesona kulit hitam menampilkan wanita yang aktif dan senang bergaul, menandakan kepribadian yang ramah. Pria-pria dengan pemikiran barat di negara ini pun jauh lebih tertarik dengan pesona kulit hitam, yang mencerminkan keanggunan tersendiri.
Keuntungan
Wanita berkulit gelap tidak hanya memiliki pesona kulit hitam yang eksotis, namun juga kelebihan tersendiri. Menurut penelitian, kulit hitam lebih tahan berkali-kali lipat terhadap buruknya sinar ultraviolet matahari, karena banyaknya pigmen yang terkandung berfungsi sebagai pertahanan terhadap sinar UV. Ini menyebabkan orang berkulit gelap beresiko amat kecil terserang kanker kulit, sementara kulit putih justru sebaliknya. Pesona kulit hitam ternyata juga menjadikan pemiliknya lebih kuat dan tahan banting. Mulai saat ini, berhenti mencoba memutihkan kulit, dan bangga lah dengan pesona kulit hitam.
Link Sumber
Menarik kaan yaa artikel di atas, membuat percaya diri bertambah. Hueeehehe. Dan aku setuju kalo orang-orang di Indonesia memang kurang menyadari pesona kulit hitam, terutama perempuan berkulit hitam. Banyak diantara mereka yang dipandang sebelah mata karena warna kulitnya. Yang dibilang dekil lah, kucel lah, surem lah, horor lah, gak menarik lah, gak cantik lah, sampe ada yang ekstrim bilang orang-orang berkulit hitam itu gak bisa bersih diri, ga bisa merawat diri. Pola pikir tersebut semakin didukung dengan banyaknya pemakaian model berkulit putih yang semakin membentuk pola pikir masayarakat bahwa perempuan berkulit putih lebih diminati daripada perempuan berkulit hitam, coba modelnya diganti jadi perempuan berkulit hitam. Jika model selalu berkulit putih maka munculah berbagai macam produk pemutih kulit dengan promo dan iklan yang parahnya mencitrakan bahwa perempuan berkulit putih lebih diminati daripada perempuan berkulit hitam. Belum tentu produk-produk yang menawarkan kulit putih menjamin kesehatan dalam kulit, tak jarang malah membuat kulit iritasi, menebarkan bibit penyakit dan jika tau bahan apa saja yang terkadung mungkin jadi jera, tapi sayangnya perempuan Indonesia lebih gampang termakan oleh hiasan luar. Produk-produk semacam itu hanya membuat perempuan berambisi punya kulit putih, alhasil muncullah pemikiran yang aneh aneh. Kamu baru bisa dapet suami ganteng kalo kulit kamu putih, kamu bisa dapet kerja kalo kulit kamu putih, kamu bisa eksis kalo kulit kamu putih, kamu baru disukai mertua kalo kulit kamu putih, dan masih banyak lagi pencitraan yang mendukung penjualan produk tanpa memikirkan bagaimana akibatnya terhadap masyarakat terutama orang-orang berkulit hitam. Parah.. Huaa...
Padahal seperti yang pepatah bilang “Don’t judge the book from its cover” iya kaaan... Mereka yang berkulit hitam belum tentu kalah putih hatinya dari mereka yang berkulit putih lhoo. Gak sedikit kok orang berkulit putih yang hatinya gak seputih kulitnya, dan gak banyak orang berkulit hitam yang hatinya juga sehitam kulitnya. Bukan maksut pembelaan karna aku sendiri perempuan keturunan asli jawa dengan kulit hitam yang memang melekat kuat. Tapi masalahnya, mayoritas orang Indonesia punya kebiasaan udah antipati dengan melihat isi hati dan kemampuan seseorang kalo liat kulit orang itu hitam. Lebih banyak kesempatan yang diberikan kepada si kulit putih daripada mereka yang berkulit hitam.
Jadi, kesimpulan nya, sepertinya masih sulit untuk merubah mind-set orang Indonesia untuk menyadari pesona si kulit hitam. Apalagi kalo masih banyak iklan yang mencitrakan kalo orang kulit putih lebih laku daripada orang kulit hitam. Ternyata orang Indonesia rasis juga yaa…. Bangga ya sama kulit hitammu. ☺
So, what if we just move to Europe or US? It’s a good idea, isn’t it???
Jadi kulit hitam atau putih ga masalah, yang penting jangan wajah putih kulit tangan hitam, itu kesannya malah dibuat-buat. Hitam itu manis kok..
"Karna make up terbaik dari seorang perempuan adalah senyumnya"
Semangat terus!!
❤with love, Zahrotul Laili Novita❤

Tidak ada komentar:
Posting Komentar