Oke, kali ini ada yang beda dari tulisan saya, karna berhasil, jadi saya putuskan untuk berbagi. Hehehe, entah kenapa hawanya selalu mendorong untuk makan. Faktor cuaca mungkin, atau memang bawaan tamu yang datang. Tapi yang pasti, saya punya cara sendiri untuk menghormati makanan, agar setelah tau rasanya langsung di habiskan tidak langsung di biarkan mubazir atau di buang. Yaitu dengan membuatnya sendiri, sebab tau prosesnya jadi sayang. Karna memang membuatnya mudah sekali, jadi yaaa semangat..!!
Oke, siaap.. Kita buat "PANCEKE".
Saya memang bukan perempuan anggun, tapi tetep bisa masak kok, meskipun sampai sekarang masih belajar..
Next..
Bagi yang minat buat.. Boleh simak tutorial yang amburadul dibawah, walaupun ga minat ya tetep di simak, siapa tau kapan-kapan kepingin buat. Aburadul.. Tapi jangan ragu rasanyaa.. Mantaaapp.. Hehehe
Ini bahan-bahannya, bisa dibeli di warung terdekat..
Ada 200 gr tepung terigu
1/2 cupsusu putih (bisa daity milk / dancow biasa)
1 sdm gula dicairkan
Mentega cair
1 buah telur sudah dikocok
secukupnya Air hangat
1 tsp baking soda
Sebelumnya saya selalu mengayak / menyaring dahulu tepung terigu, baking soda dan susu putih ke wadah. Setelah dipastikan tak ada gumpalan. Campur.
Kocok telur + mentega cair + air hangat secukupnya. Atau bisa saja mentega cairnya yang banyak untuk menggantikan air hangat. Masukkan kocokan tadi ke tepung terigu dkk. Aduk hingga merata dan dapat konsistensi yang pas (tidak cair tapi tidak terlalu kental juga).
Siapkan wajan, bisa tuangkan minyak zaitun sedikit atau mentega lagi, baru tuangkan adonan dalam beberapa kali goreng.
Setelah matang ditandai dengan pancake berubah jadi golden brown, angkat dan sajikan dengan coklat batang yang sudah di lelehkan Atau bila suka. Anda dapat masukkan coklat cair pada campuran kocokan telur dan masukan pada adonan. Enjoy! 😘
Siaaapp...
Semoga bermanfaat..
Laili Novita,
Sabtu, 27 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak Mengetauhi Apa-apa
Untuk beberapa saat, rasanya lebih mudah untuk tidak mengetahui apa-apa. Banyak hal yang berubah seperti perubahan kondisi kita setelah ke...
-
Menyanyangi itu kamu. Mencintai. Titik. Tanpa koma. Tak perlu penjelasan. Karena kau sudah tahu tanpa perlu bertanya lagi. Dan tanpa aku ...
-
Pintaku, jangan dulu berjanji. Jangan dulu mengucap janji yang sulit ditepati, seperti janji untuk tidak saling menyakiti. Karena mungkin ...
-
Sebongkah hati tlah berlari terlalu jauh. Jauh meninggalkan tembok runtuh itu dalam kehidupannya. Terlalu jauh ia berlari hingga akhirnya...




Tidak ada komentar:
Posting Komentar