Selasa, 09 Februari 2016

Tulisan Absurd.

Melewatkanmu seharusnya semudah Tuhan menuliskan garis tangan.

Namun sayangnya aku semakin kehilangan cara untuk melakukannya. Seperti tanda titik yang harus ada pada akhir cerita,
Tapi kini, aku justru menemukan koma.

Keputusan kita saat ini tak lagi seperti permainan kata, yang diucapkan tapi tak dilaksanakan. Keputusan kita kali ini benar-benar nyata dan harus dengan terpaksa kita jalani. Sampai tiba saat aku tepat pada posisi paling jenuh lalu semua semakin terasa dingin. Tidak ada selimut penghantar tidur. Kini, yang ada hanya jejak selimut itu sendiri. Yaa, hanya jejak!!

Hari-hari pertama di bulan februari. Aku semakin ingin kamu hadir menghabiskan sepi disini. Memberikan sapa yang serasa sudah sejak lama tak ada.

Entah bagaimana caranya, memoriku ternyata tak lenyap dimakan waktu.

Tuan, yang pernah aku titipkan sebuah rasa. Dan sampai saat inipun masih sama. Sesungguhnya aku terjebak dengan jejak, jejak yang selama ini kita buat tanpa sadar, jejak tentang kita.

Terpaku tanpa tahu arah berlabuh. Menunggu sebuah tanda yang enggan datang menyapa.

Bagiku, bahagia tak harus sebuah tawa.

Cukup aku tau tentangmu, tentangmu yang selalu baik-baik saja.

Dan berjanjilah padaku, semua akan baik-baik saja.

Sakura,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tidak Mengetauhi Apa-apa

Untuk beberapa saat, rasanya lebih mudah untuk tidak mengetahui apa-apa. Banyak hal yang berubah seperti perubahan kondisi kita setelah ke...